Puisi : Terbuang Malang
TERBUANG MALANG oleh Azel Disayang-sayang ia, Disayang satu buana Menengadah lah wajah Pada bumantara dan Semesta Bukan Nirmala ia Bukan pula utusan Nirwana Kala Semesta meminta Agar Nestapa menghampiri Semesta menangis Awan-Awan redum itu menitikkan air Terbuang, malang.. Ia yatim nan piatu Keji lah semesta bila membuangnya Anak itu tertawa Sendu dalam memorinya menguap Sahaja, Sahaja, ia. Tak akan dirasa pedihnya Terbuang Malang oleh Semesta Menengadah ia, mengangkat kedua tangannya Selaksa doa terucap dari bibirnya Rinai air mata menetes dari matanya Ayah, Bunda, aku bahagia di dunia. Berkaca-kacalah Semesta dibuatnya.